Linux Goes to Campuss (Lin GT Camp!)
-a share of thought-

David Sudjiman
davidsudjiman (at) davidsudjiman (dot) info

14 Juni 2002

Versi terbaru dokumen ini tersedia di http://www.davidsudjiman.info/writings/lingtcamp.html

Latar Belakang

Linux bukan lagi menjadi sistem operasi alternatif. Saat ini dengan perkembangannya yang cukup pesat GNU/Linux mempunyai daya tarik tersendiri untuk dipelajari dan bahkan dapat menjadi kegiatan khusus di kalangan Perguruan Tinggi (PT).

Faktor lain yang merupakan pull-factor dari PT itu sendiri adalah banyaknya PT yang ternyata berkeinginan untuk mulai mencoba GNU/Linux tetapi masih belum tahu langkah seperti apa yang harus diambil, bagaimana harus memulai dan siapa yang dapat diajak kerjasama.

Penggunaan perangkat lunak yang mengabaikan lisensi juga merupakan kekhawatiran kita bersama, dimana dari kalangan Mahasiswa banyak sekali terdapat penggunaan yang ilegal (Ardiansyah, 2001)

Tujuan

Menyikapi hal ini, Kelompok Pengguna GNU/Linux Indonesia (KPLI) yang mempunyai tujuan untuk memperkenalkan dunia GNU/Linux sekaligus memperbesar dan mempererat komunitas GNU/Linux di Indonesia khususnya wilayah Jakarta, berkeinginan untuk menjadikan kalangan PT wilayah Jakarta sebagai rekan dalam kegiatan dengan tujuan diatas.

Dilihat dari jumlah massa Mahasiswa dari tiap perguruan tinggi, bukan mustahil keanggotaan KPLI akan membludak dalam kegiatan ini dan hal inilah yang diharapkan agar dapat terjalin suatu wadah gotong-royong dan kekeluargaan bagi para rekan Mahasiswa pengguna GNU/Linux seluruh Jakarta.

Penetrasi GNU/Linux secara garis besar terbagi dalam tiga bagian, yaitu: kalangan Wirausaha(dan pemerintah), pengguna biasa, dan Mahasiswa. Dari sini dapat dilihat bagaimana Mahasiswa dapat menjadi titik tolak pengembangan sumber daya manusia dalam jumlah yang besar. Dari awal mulanya, GNU/Linux-pun berasal dari kalangan akademis, dimana Linus Torvalds bekerja dari status kemahasiswaannya.

Open Source Campuss Agreement (OSCA) juga merupakan salah satu tujuan diadakannya Lin GT Camp! ini. Melalui OSCA, PT dapat bekerjasama dengan melakukan semacam persetujuan moril untuk menggunakan dan mengembangkan perangkat lunak Open-Source. (Ardiansyah, 2001)

Tujuan lainnya adalah untuk membantu mempersiapkan Indonesia Linux Conference (ILC) yang akan diadakan pada tanggal 23-25 Oktober 2002, dimana sangat diharapkan peran serta Mahasiswa sebagai sumber daya terbesar dalam komunitas GNU/Linux dapat memberikan sumbangsih yang bersifat ilmiah.

Manfaat

Lin GT Camp! akan terdiri dari tiga unsur, yaitu, PT, KPLI, dan kalangan profesional. Bagi ketiga unsur ini, manfaat yang paling besar yang bisa didapat adalah promosi. Selain mempromosikan dirinya sendiri, GNU/Linux juga dapat digunakan sebagai sarana promosi bagaimana PT melakukan kegiatan R&D-nya, bagaimana KPLI dapat menjadi sosok pemersatu para pengguna GNU/Linux, juga bagaimana dari pihak Wirausaha dapat menggunakannya sebagai alat promosi perusahaannya.

Dari pihak lain, yaitu pihak masyarakat, dapat semakin ditingkatkan pengetahuannya mengenai GNU/Linux.

Melalui OSCA, dengan semakin populernya penggunaan perangkat lunak berbasis Open-Source, diharapkan dapat meningkatkan sumber daya dan apresiasi Mahasiswa terhadap perangkat lunak.

Pelaksanaan

Dari tiga unsur pelaksana Lin GT Camp! ini, masing-masing memiliki tanggungjawab atas pekerjaannya masing-masing.

  1. PT.

    PT dianggap sebagai institusi pendidikan dimana diharapkan mempunyai tendensi yang lebih besar pada perangkat lunak GNU/Linux. Dari sini pihak PT dapat melakukan beberapa kegiatan kemahasiswaan, R&D, dan bahkan penggunaan GNU/Linux sebagai perangkat lunak utama pada sistemnya. Jadi diharapkan Open-Source dimanfaatkan untuk proses pembelajaran, operasional, dan juga mengembangkan keWirausahaan, serta mendorong penelitian di kalangan mahasiswa/dosen. Untuk melakukan ini semua PT mau tidak mau harus memiliki sumber daya yang cukup yang bisa didapat dari mahasiswanya sendiri. Pertanyaannya adalah, bagaimana hal tersebut dapat terjadi jika pemasyarakatan penggunaan GNU/Linux belum dilakukan/diperkenalkan.

    Bagi PT yang ingin mulai memahami keberadaan dan manfaat GNU/Linux dapat mengawali dengan seminar sederhana. Kemudian, bila PT merasa bahwa GNU/Linux memang dapat diambil manfaat bagi para mahasiswa, maka dapat dilakukan kegiatan selanjutnya dengan materi yang lebih dalam.

    Dari kedua macam kegiatan ini dapat diambil contoh yaitu PT diharapkan dapat bersikap proaktif dimana PT sebagai penyelenggara berkewajiban untuk menyediakan sarana (tempat, tempat duduk, perangkat seminar, komputer dan CD untuk Installfest, dll), dan mempromosikan kegiatan ini dalam ruang lingkup Alma Mater-nya, itu jika kegiatan tersebut mempunyai tujuan kedalam.

  2. KPLI

    Sebagai Kelompok Pengguna GNU/Linux, KPLI mempunyai nafas gotong royong yang memiliki visi untuk menjalin kerjasama antar pengguna GNU/Linux dan mengajak masyarakat luas bersama-sama menikmati nilai positif dari GNU/Linux.

    Karena berakar pada komunitas GNU/Linux, KPLI didukung oleh rekan-rekan penyaji materi GNU/Linux serta sumber daya manusia yang sebagian besar juga mahasiswa

  3. Wirausaha

    Walau masih sedikit dari golongan ini yang menggunakan GNU/Linux sebagai komponen pada usahanya, tetapi kecenderungan yang ada menunjukkan GNU/Linux mulai menempati porsi semakin besar di dalam dunia usaha. Salah satu hambatannya adalah masih minimnya SDM yang tersedia serta dukungan teknis profesional.

    Dengan adanya OSCA dan Lin GT Camp!, perusahaan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini dan sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia. Perusahaan dapat memperoleh SDM secara lebih mudah dan lebih baik, dan mahasiswa dapat memperoleh kesempatan kerja. Perusahaan diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk kegiatna Lin GT Camp!, misalnya berupa penyediaaan CD GNU/Linux secara gratis, penyediaan kesempatan praktek kerja, ataupun kesempatan kerja. Perusahaan, dapat juga memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka.

Mengacu pada sifat dasar perkembangan GNU/Linux yang berasal dari komunitas, siapapun dapat melaksanakan kegiatan Lin GT Camp! ini. Tentu saja dengan pertimbangan agar memberikan keuntungan bagi semua komunitas, termasuk PT, KPLI, dan Wirausaha.

Terimakasih dan Viva TI Indonesia.

Last Updated: 2004/10/23

Hak cipta (C) 2002 David Sudjiman.
Ijin diberikan untuk menyebarluaskan dan/atau memodifikasi dokumen ini di bawah ketentuan-ketentuan dari GNU General Public License, versi 1.2 atau versi terbaru seperti yang diterbitkan oleh Free Software Foundation.

Valid XHTML 1.0!